Laman

Rabu, 20 Oktober 2010

MENGENAL IED (BOM PINGGRI JALAN)

Share

Allah subhanahu wa ta'ala berfirman: Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah dan musuhmu dan orang orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya. Apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalasi dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya (dirugikan)." (QS. Al Anfaal: 60)

Sering sekali kita mendengar berita bahwa mujahidin menghancurkan targetnya seperti kendaraan tempur lapis baja hanya dengan menggunakan IED. Sebenarnya apa itu IED?, seperti apa?, langsung saja kita cari tahu.

IED dalam bahasa Inggris Improvised Explosive Device berarti alat peledak yang dimprovisasi (sesuai keadaan), atau bisa kita sebut bom rakitan. Dimana alat ini bisa dibuat dari berbagai macam bahan peledak, bisa juga dikombinasikan dengan racun kimia, racun biologis, atau materi radiologi. Alat ini juga dikenal sebagai roadside bomb (bom pinggir jalan) karena memang alat ini sering diletakkan dipinggir jalan dengan menargetkan konvoi militer. IED dapat dibuat dengan ukuran yang bervariasi, memiliki banyak fungsi, serta memiliki berbagai macam metode penggunaan. IED biasanya menggunakan bahan peledak komersial atau militer, bahan peldak buatan sendiri, atau dari persenjataan militer dan komponen persenjataan.


Meskipun memiliki berbagai macam bentuk, IED memiliki komponen umum diantaranya:


-Sebuah sistem inisiai atau sumbu
- Trigger (alat picu), sesuatu yang langsung/tidak langsung yang mengatur IED. Seperti sinyal radio, ikatan kawat, timer, tombol. Dalam bentuk remote biasanya menggunakan telpon genggam, telpon wireless, radio atau pembuka pintu garasi.
- Bahan peledak
- Sebuah detonator
- Sebuah power supply untuk detonator, biasanya menggunakan baterai.
- Sebuah wadah (tempat) untuk mengabungkan semuanya. Didesain sesuai target.


Cara kerja IED

1. Power supply menyediakan pasokan listrik untuk trigger dan detonator
2. Trigger (pemicunya) mengaktifkan detonator dan memulai inisiasi urutan ledakan. Trigger bisa diaktifkan oleh target, dengan timer atau dioperasikan jarak jauh.
3. Detonator meledak, sehingga menghasilkan energi untuk bahan peledak utama.
4. Bahan peledak utama menghasilkan ledakan dahsyat dan mungkin disertai material yang digunakan untuk menambah daya rusak seperti pecahan peluru, bahan kimia beracun, serta bahan kimia yang mudah terbakar.


Dalam metode penggunaan IED terbagi atas:

IED jenis paket (dalam kemasan), Biasanya terdiri dari proyektil mortir sebagai bahan peledak. Jenis ini biasanya ditanam ditarget ledakan, dijalan menargetkan konvoi militer, dilempar mendekati kendaraan target, diledakkan dengan remote.
Telpon genggam yang digunakan sebagai pemicu

IED yang ditanam di jalan
IED yang menggunakan kendaraan sebagai wadah atau tempat bahan peledak, atau yang lebih dikenal dengan bom mobil.
Perbandingan kekuatan IED tiap jenis kendaraan

Menggunakan seseorang untuk meledakkan IED. Biasanya diletakkan di rompi, sabuk atau pakaian. mujahidin mempraktekkannya dengan nama operasi Istishadiyah.

IED yang disembunyikan di pinggir jalan

Ledakan dahsyat dari IED

Tank Abrams hancur oleh IED


IED relatif sederhana untuk dibuat dengan sedikit penelitian, waktu dan latihan. IED sangat efektif ketika menghadapi kekuatan militer yang lebih unggul, seperti yang dipraktekkan mujahidin. Faktanya, IED yang ditanam di pinggir jalan (roadside bomb) menjadi pembunuh pasukan Amerika no.1 di Irak dan penggunaannya terus meningkat di Afghanistan

1 komentar:

  1. klo mau buat bom remot tv caranya gmn k pa mantap coss lagi blajar2 dikit...jd

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...