Halaman

Sabtu, 02 Oktober 2010

TANGISAN SYAIKH USAMAH BIN LADIN

Share

Kami melihatnya berada disalah satu forum jihad dan kami tidak sebutkan siapa namanya.

Assalamu allaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

Ini kisah yang membuat Syaikh Usamah Bin Ladin – semoga Allah menjaganya – menangis. Suatu hari, beliau menyiapkan program-program jihad dan mempelajari tata letaknya, tiba-tiba seorang pemuda menyodorkan kepadanya peralatan computer jinjing (laptop) dan berkata “wahai Syaikh! Kami ingin memperlihatkan sesuatu kepada anda”. Lalu si pemuda itu berkata, dan semuanya terdiam , melihat kepada apa yang dikatakan pemuda tadi. Beliau berkata: “lihatlah kepada kami.” Namun seperti biasanya, Beliau memiliki perasaan yang asing dengan sesuatu yang baru dan mukanya mulai berubah. Kemudian pemuda tersebut mulai menyiapkan laptopnya. Ketika pemuda tadi sdang membawanya dan menyiapkannya, wajah Syaikh Usamah semakin berubah hingga laptop itu betul-betul siap dipakai. Pemuda itu meng ‘klik’ file video dan volume suara yang dibesarkan. Ternyata file pertama dalam video itu yang muncul adalah gambar seorang anak kecil.

Dalam video itu tergambar kemarahan anak kecil, yang menjadikan setiap orang mukmin tersentuh hatinya. Anak kecil itu memakai kafayeh khas palestina, dan mengangkat gambar bin ladin yang muncul dalam rekaman video, dia sedang mengacungkan tangannya ke gambar itu, anak kecil itu berkata dengan suara yang keras sembari menangis yang membuat hati teriris-iris dan berkata: “dimanakah janjimu wahai Usamah?” kemudian ia mengulanginya: “Dimanakah janjimu wahai Usamah?”. Hingga Usamah pun menangis dan terdengar tangisan tersedu-sedu seperti tangisan orang yang kehilangan sesuatu yang paling dicintai oleh hatinya, lalu kami menghiburnya. Dan beliau berkata dengan suara tinggi: “apa yang engkau inginkan dari usamah untuk berbuat, sungguh dunia sedang berkumpul untuk menangkapnya.” Beliau terus mengulanginya hingga jenggotnya basah terkena air matanya, lalu kami menghiburnya dan kamipun menangis bersamanya hingga majlis itu menjadi majlis ratapan, seperti seorang ibu yang meratapi kesakitan karena anak satu-satunya hilang. Hingga kami marah terhadap ikhwan yang menyodorkan film tadi, dan kami mencelanya dengan pandangan kami atas apa yang dilakukannya kepada beliau. Tidak beberapa lama sampai Beliau jatuh pingsan, kemudian beliau dibwa ke rumahnya. Beliau terus menangis dan jatuh sakit hingga tiga hari. Setiap dia terbangun selalu teringat dengan gambar anak kecil yang menangis itu, kemudian dia menangis lagi dan terdengar isak tangisnya.

Orang yang bercerita ini berkata: “sungguh kami tidak ingat kisah ini kecuali seperti kisahnya Umar yang sakit karena membaca satu ayat atau sikap yang mempengaruhinya”. Wallahu a’lam.

Orang yang bercerita ini adalah salah satu sahabat usamah bin ladin yang menemaninya di goa torabora. Sungguh betapa baik dan lembutnya hati Usamah, berapa banyak yang dipersembahkannya dari orang yang syahid dan singa-singa yang mengharap di sisi Allah ta’ala untuk mengambil pahalanya dan pahala mereka. Beliau benar-benarseorang komandan dan pahlawan. Allah meninggikannya sampai ada orang-orang hasad dan membuat orang membencinya marah.

Sungguh alangkah bagusnya komandan dan bapak para syuhada. Inilah usamah, lalu siapa kalian wahai para thogut jika kalian kumpulkan semua manusia.

Tercantum dalam buku:
Judul Asli: Usyaaqul Huur Haa Biladil Afraah
Penulis: Shalih Al-Hami (Abu Qudamah)
Posting by: Vizan Istsyahidun Al-Falestiny (Abul Fida’ Al-Falestiny)
Source : www.shoutussalam.org/forum


SUMBER:SAVEABB.COM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...